Senin, 29 Mei 2017

What is the Flea Life Cycle? Fleas in 4 Stages [FAQ]

Your final objective is to get rid of the fleas driving you likewise as your animals, right that's mad? the simplest thanks to have eliminate fleas are to handle all levels of their life-cycle. astonishingly, most bugs cannot be ascertained with this nakedeye! insects



We suggest a natural ectozoon management technique that treats all phases of the ectozoon life-cycle. Why? Your hairy  friend otherwise you area unit probably to grab ticks and convey them back in an exceedingly clear space you only handled do you have to don’t address alternative areas. Animals discuss the precise same ticks. Ticks will endure on couches, carpets, even, and in grass on wood flooring. several of those locations should be self-addressed for tormenter removal that was booming.
What area unit the four stages of the ectozoon life-cycle?

First: ectozoon Eggs
Flea eggs area unit bright and regarding zero.5 metric linear unit (1/32”) in total. once going for a feed, the adult ectozoon lays eggs. The eggs area unit placed on the skin and within the surroundings wherever their lifecycle yield. ectozoon eggs represent regarding five hundredth of the whole ectozoon population. Eggs would possibly hatch in as several as twenty eight days, or but fourteen days, reckoning on environmental issues. Hot temperatures and high-humidity produce for hatching issues that area unit good.

Second: ectozoon Larvae
They feast upon natural dirt gift in their atmosphere and on adult ectozoon stool. They dislike proceed deeply into carpet fibers or below article of furniture, turf, offices, leaves, earth, etc. ectozoon larvae and powerful light-weight like comfy, black, and wet locations. wherever animals with ticks pay a while outside larvae growth sometimes happens in shaded places. Our properties, that the bulk folks preserve environment-handled, supply a perfect atmosphere for ectozoon larvae to develop.

Third: ectozoon Pupae
Flea pupae turn out a protecting silk-like cocoon. This cocoon speedily becomes lined with dirt and scrap, that acts as camouflage. With wetness and heat, pupae become adult bugs in 5-10 days. The individuals arise from your cocoon once excited by carbonic acid gas actual force, or heat. Once they emerge from the cocoon except they are able to provide, bugs will scarcely exist for a few times. Adult ticks may endure around nine weeks once they give!

Throughout the pupae stage, bugs area unit resilient to the bulk of pesticides applied to the surroundings. Wondercide is AN exemption since our merchandise area unit solely developed to agitate the entire life-cycle. alternative pesticides area unit developed to solely treat adult fleas. as a result of this, adult fleas will ultimately seem into the setting weeks after you use standard or artificial pesticides in your house of.

Fourth: Adult Bugs
Unlike the larvae, the emerged adult ectozoon is curious about lighting and remains at the highest of areas as some way to seem for a moving sponsor to provide upon. 2 days once the primary blood food, feminine ticks begin egg production.
In typical conditions the adult lady will surpass 3 months, sleeping upto forty eggs daily. the entire life-cycle, from egg to person ectozoon may well be wiped out 14-38 days with regards to the surroundings and issues.

Senin, 29 April 2013

Kisah Pengemis Yahudi Buta & Nabi Muhammad


Telah kita ketahui bersama bahawa nabi Muhammad memiliki sifat yg sangat mulia. Dan beliau adalah peribadi yang sangat suka menolong orang lain, nah pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan bagaimana kemuliaan Nabi Muhammad ketika ia berhadapan dengan seorang pengemis Yahudi buta yg selalu menghinanya.

Alkisah, hiduplah di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi ia lalui dengan selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya".


Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah Itu?",tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.

Keesokan harinya Abu Bakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abu Bakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

Nah inilah kisah itu sahabat, dari kisah di atas kita boleh mengambil hikmah, bahawa setiap perbuatan yg kurang menyenangkan yg kita dapatkan dari orang lain bukan menjadi alasan bagi kita untuk memusuhi orang tersebut, Allah SWT berfirman, secara singkatnya begini, berdakwahlah ke jalan tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yg baik dan lawanlah mereka yg tidak menyukaimu dengan cara yg baik pula.


Sumber : Islamedia 

Minggu, 28 April 2013

Wajah Baru Pendidikan di Medan


Mau cerita dikit ni, gak penting-penting amat sih, moga-moga bagi yang merasa bisa berbenah diri.

Beberapa hari yang lalu saya dapat amanah buat ngantar surat undangan ke suatu sekolah yang saya pernah sekolah disana beberapa tahun lalu. Akhirnya saya nemukan jawaban dari beberapa pertanyaan saya yang dulu saya lontarkan ke salah seorang almuni. ini nih pertanyaannya "bang, kenapa gak mau datang ke sini lagi? trus kenapa banyak perusahaan gak mau kerjasama dengan sekolah kita ya?", dia cuma jawab "ntar kalo dah tamat juga bakal tau, ntar juga bakal ngerasain yang dirasain perusahaan itu". Dan ternyata benar setelah tamat saya tau jawabannya (tapi baru beberapa hari yang lalu). berikut jawabannya;



ketika saya sampai di depan pintu masuk, saya ketemu salah seorang guru yang mempunyai jabatan penting, sebut saja bapak X. saya disambut seperti angin lalu. kemudian saya tinggalkan beliau, setelah beberapa langkah masuk melalui pintu depan saya ketemu dengan salah seorang guru yang mempunyai jabatan penting juga di sekolah itu, sebut saja bapak Y kemudian saya salam dia dengan ramah. saat itu, baru 4 kata yang saya lontarkan "Pak, ada undangan olimpiade", langsung dijawab "kasih aja bapak yang didepan itu". dengan perasaan yang agak kecewa saya kembali lagi ke bapak X yang saya jumpai pertama tadi, lama nunggu dia bicara dengan beberapa cleaning service, langsung saya sampaikan "maksud kedatangan saya mau ngantar undangan olimpiade kesini pak". awalnya senang beliau perhatikan saya, tapi yang saya dapat apa setelah itu? tiba-tiba dengan perubahan raut mukanya dia katakan dengan nada ngebentak, "mau saya ajarin cara ngantar surat?". dengan jawaban itu saya terkejut, dalam hati (bapak pikirlaa awak anak sd yang gak tau cara ngantar surat), dengan penuh kesabaran saya dengarkan apa yang dikatakannya blablablaa dan blaa, 2 menit lebih nyimak si bapak X ini. Dengan rasa yang sangat kecewa saya tinggalkan beliau sambil ngatakan "pak, saya dah tau semua yang bapak bilang, tapi saya jumpain bapak atas saran bapak Y tadi". sambil menghisap rokok si bapak X ini niggalin saya.



akhirnya saya putuskan buat ninggalin surat ini di piket sekolah. saya disambut seperti seseorang yang minta sumbangan. "ada perlu apa?" kata guru yang jaga piket. langsung tanpa basa-basi saya katakan "baca aja bu". sambil nunggu si ibu baca surat, datang bapak X dan bapak Y menghampiri saya. bapak Y ngatakan ke bapak X "ini seharusnya bapak X yang nerima, bapak kan ketua mgmp (kalo gak salah dengar) bapak juga yang jadwal ketua piket hari ni, olimpiade dah bukan ekskul lagi, jadi bukan aku yang nangani kan udah dibawahi langsung sama bapak". "yah itu gak urusan aku ini" jawab bapak X dengan sombongnya. kemudian dia berkata ke saya "kau antar aja ke tata usaha sana, kalo ada surat masuk harus kesana dulu". Dengan sabar saya antar sambil mikirin "kok saya pula yang ngantar? bukannya ini kerjaan piket ya? tapi ya mau gimana lagi?".



Lepas tu masuk ke ruang tata usaha, lagi lagi saya di sambut seperti seorang yang minta sumbangan. Ibu tata usaha: "(sambil nelfon) ada apa?" saya: "cuma mau ngantar surat bu" Ibu tata usaha: "sini, nanti kusampekan".

Dengan perasaan kecewa saya keluar dari ruangan, dan alhamdulillah ketemu lagi sama si bapak X dan Y tadi di piket. sambil senyum dan ngucapin salam ke mereka, saya hanya dapat jawaban "oke (dengan sombongnya)". dengan perasaan kecewa yang lumayan sangat saya tinggalkan sekolah itu, dan berharap dikesempatan yang akan datang si bapak X dan Y gak begini lagi.



Dari pengalaman ini saya dapat jawaban yang saya tanyakan beberapa tahun yang lalu ke beberapa orang alumni sekolah ini. inilah salah satu sebab sebagian alumni dan perusahaan yang gak mau berhubungan dengan ni sekolah. Setelah saya ceritakan pengalaman saya ini sama si alumni, dia cuma ketawa sambil ngucapkan "bagus dikorankan aj cerita mu, ato ceritakan aja ke kepsek baru tuh, biar gak cuma dapat jilatan dari orang tu aja si kepsek".

Semoga aja berita ni bisa sampe ke Bapak X dan Bapak Y (pastinya harus diterima dengan lapang dada). Agar mereka tersadarkan bahwa jabatan itu hanya sementara, barangkali karena dah lama megang jabatan kan bisa jadi lupa dengan tugas ato perlakuan yang gak layak itu.



Salam dari seorang siswa yang pernah belajar di sekolah yang katanya favorit ini.


By : zikri noer

Jumat, 26 April 2013

Etika Islam dalam Menuntut Ilmu (Abu Nabil, Part I)


Menuntut ilmu adalah merupakan pendekatan diri paling mulia yang dilakukan oleh seorang hamba kepada Tuhannya dan salah satu bentuk ketaatan paling menonjol yang mampu mengangkat kedudukan seorang muslim serta meninggikan derajatnya di sisi Allah SWT. Allah telah memerintahkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu, berfikir dan bertafakkur dan saat yang sama juga telah memperingatkan mereka dari kebodohan dan mengikuti hawa nafsu. dia telah menjelaskan bahwa ilmu yang bermanfaat bagi pemiliknya pada hari kiamat kelak adalah ilmu yang diikhlaskan oleh seorang hamba kepada Tuhannya semata-mata guna mendapatkanridha-Nya serta berprilkau seperti akhlak pemimpin seluruh manusia Nabi Muhammad SAW yang seluruh akhlaknya adalah Al Qur'an. 

Oleh sebab itu perhatian Rasulullah SAW dalam mendidik akhlah para sahabatnya tidak kurang daripada perhatiannya dalam mengajarkan ilmu. perhatiannya untuk mendidik serta membersihkan jiwa mereka sama sekali tidak kurang daripada perhatiannya dalam menjelaskan hukum-hukum Islam kepada mereka. karena ilmu tanpa adab tidak akan bermanfaat dan imu yang tidak disertai dengan jiwa yang bersih akan menjadi malapetaka bagi pemiliknya pada hari kiamat kelak, hari ketika anak tidak lagi berguna kecuali orang yang menghadap Allah SWT dengan hati yang bersih.

dari realita inilah, para penuntut ilmu wajib saling menasehati dan mengingatkan diantara mereka untuk senantiasa merakan takut kepada ALlah Yang Maha Mengetahui segalanya, hendaknya mereka saling menasehati untuk berbudi pekerti yang luhur. tidak diragukan lagi bahwa musuh-musuh islam dari ikmu yang bermanfaat khususnya ilmu syari'at yang merupakan jiwa kebangkitan umat. Para musuh itu tanpa merasa lelah terus menerus berusaha untuk membuat para pemuda islam sibuk denga berbagai kegiatan yang sama sekali tidak bermanfaat. mereka akan sangat marah jika melihat putra-putri islam sibuk menuntut ilmu serta berprilaku secara ilami. 

kode etik yang mendasar dalam menuntut ilmu diantaranya:
1. Ikhlas
2. Mengamalkan Ilmu dan Menjauhi Maksiat
3. Rendah Ahti
4. Menghormati Ulama dan Majelis-majelis Ilmu
5. Sabar dalam Menuntut Ilmu
6. Berlomba-lomba Mencari Ilmu
7. Jujur dan Amanah
8. Menyebarkan Ilmu serta Mengajarkannya
9. Zuhud terhadap dunia
10. Tamak terhadap Waktu dan Pandai Memanfaatkannya
11. Mudzkarah Ilmu karena kawatir lupa
12. Memilki Rasa Hormat dan Malu
13. Berteman dengan orang-orang Sholeh

Inilah beberapa kode etik yang seharusnya dipegang teguh oleh para penuntut ilmu agar ilmunya kelak mampu membersihkan jiwanya, meluruskan perilakunya dan memperoleh kedudukan tinggi d ihati masyarakat.